Selidiki Penyebab Karier Macet

ANDA sudah bekerja bertahun-tahun di sebuah perusahaan, namun tak kunjung mendapat kenaikan pangkat atau promosi? Semua tentu ada alasannya, dan bisa jadi salah satu alasannya adalah hal berikut ini.

Tak bisa bekerja sama

Kemampuan kerja Anda mungkin tak diragukan lagi, tapi masalahnya Anda tidak bisa bekerja sama dengan rekan kerja yang lain. Ego Anda terlalu menonjol dan membuat tim kerja gerah jika harus bekerja sama dengan Anda. Lebih baik tekan ego Anda dan diskusikan apa yang hendak dilakukan bersama rekan kerja. Jangan terkesan menguasai dan mencampuri tanggung jawab rekan yang lain.

Konflik dengan atasan

Konflik dengan atasan sangat berpengaruh terhadap perkembangan karier Anda di perusahaan tersebut. Jika konfliknya masih dalam tahap ringan, mungkin tak akan terlalu berpengaruh pada peningkatan karier Anda. Namun, jika konflik tersebut sudah sampai pada tahap sejalan lagi, Anda mungkin harus berpikir untuk pindah ke divisi lain atau resign dari perusahaan tersebut.

Selalu terlambat

Jika Anda sering telat menyelesaikan pekerjaan atau terlambat datang ke kantor, hal ini akan menimbulkan citra yang negatif. Cobalah disiplin dengan waktu Anda dengan mengerjakan segala sesuatunya lebih awal.

Tukang mengeluh

Sering mengeluh akan membuat Anda dicap sebagai orang yang emosional dan tidak memiliki jiwa pemimpin. Daripada mengeluh dan menyebarkan aura negatif pada rekan kerja yang lain, lebih baik Anda langsung berbicara pada atasan, sampaikan keberatan Anda, serta berikan solusi dari permasalahan tersebut.

Tak tahan kritik

Anda selalu defensif setiap kali ada kritik yang mampir ke telinga Anda. Akibatnya, pekerjaan Anda tidak akan mencapai kemajuan karena setiap kritik yang masuk tak pernah Anda dengar. Sebaiknya dengar dan ikuti saran yang ada jika memang saran itu bisa meningkatkan hasil kerja Anda. Kalaupun Anda tak terima kritik tersebut, berikan argumentasi yang cerdas agar pendapat Anda bisa diterima atasan.

Childish

Sifat kekanak-kanakan biasanya muncul saat seseorang berada di bawah tekanan. Sikap seperti ini jelas akan mengurangi credit point Anda di mata atasan dan rekan kerja. Sebaiknya berhenti bersikap seperti itu dan ubah citra diri Anda menjadi lebih positif. Jadilah orang yang bertanggung jawab dan bersikap profesional. Intinya, cobalah menempatkan diri dengan baik sesuai waktu dan kondisi.

Sering sakit

Tidak masuk kantor karena alasan sakit mungkin bisa dimaklumi atas alasan kemanusiaan. Tapi, jika alasan ini benar atau tidak, tetap saja Anda akan dianggap tidak akan mampu menanggung beban pekerjaan yang lebih berat lagi. Ujung-ujungnya, promosi akan menjauh dari Anda. Cobalah menjaga kondisi tubuh Anda dengan menerapkan pola hidup sehat.

Kurang bergaul

Dalam lingkungan pekerjaan, kompeten dalam menyelesaikan pekerjaan secara cepat dan tepat saja tidak cukup. Anda butuh keluwesan dalam bergaul jika ingin dianggap eksis atau diperhitungkan dalam promosi jabatan. Bagaimana kepandaian Anda akan terlihat jika keberadaan Anda tidak diketahui orang lain? Jadi, jangan hanya berkutat di belakang meja. “Beredarlah” di seputar kantor dengan menyapa rekan kerja, resepsionis, dan tentu saja atasan. Jadi jika ada kesempatan promosi, nama Anda otomatis akan langsung teringat oleh atasan.

Tidak punya prioritas

Tidak memiliki prioritas membuat Anda kebingunngan menyelesaikan pekerjaan yang jadi tanggung jawab Anda. Bisa saja Anda stres karena tak tahu mana yang akan dikerjakan terlebih dahulu. Akibatnya, pekerjaan dikerjakan saat deadline sudah mencekik dan hasilnya tentu saja menjadi tidak optimal. Cobalah buat daftar hal yang harus Anda kerjakan, mulai yang terpenting sampai yang tidak terlalu penting. Kerjakan dulu satu pekerjaan hingga selesai, setelah itu baru kerjakan pekerjaan berikutnya.

Pelupa

Lupa akan suatu hal adalah hal kecil, tapi jika Anda selalu lupa pada nama klien atau bahkan lupa pada pekerjaan yang harus Anda kerjakan hari ini, tentu saja ini akan memperburuk citra Anda di mata atasan. Jadi ada baiknya catat di agenda, tempel kertas di komputer, atau catat di PDA Anda secara detail, hal apa yang harus Anda lakukan, termasuk nama, nomor telepon, kepentingan menelepon orang tersebut, dan jam berapa Anda harus meneleponnya.

Sumber : okezone.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: