Memburu Karier Impian

PERNAHKAH Anda bangun pagi hari dan merasa luar biasa malas untuk pergi ke kantor dan bekerja? Bisa jadi Anda memang sedang jenuh dengan rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Namun, bagaimana jika ternyata Anda tak mencintai pekerjaan yang Anda geluti selama bertahun-tahun? Bagaimana jika sebenarnya Anda punya pekerjaan atau karier impian yang sudah dipendam bertahun-tahun dan belum sempat diwujudkan?

Meski tak ada data pasti, banyak orang yang mengakui bahwa mereka sebenarnya tak mencintai pekerjaan yang mereka lakukan setiap hari. Apa yang mereka lakukan sebenarnya hanyalah demi kepentingan ekonomi semata atau demi kepentingan menghidupi keluarga. Padahal, sebenarnya bukan tak mungkin mencari pekerjaan yang sesuai dengan hobi atau minat kita, dan jika hal ini terjadi, tentunya hasil yang kita dapatkan akan lebih menakjubkan dan bahkan lebih menghasilkan secara materi. Sebab, apa pun yang dikerjakan dengan hati pasti akan menghasilkan sesuatu yang hebat berkali-kali lipat.

Coba saja lihat penulis Raditya Dika yang terkenal dengan buku-bukunya seperti “Kambing Jantan dan Cinta Brontosaurus” yang juga sudah difilmkan. Dulunya, penulis yang biasa disapa Dika ini memang sempat “salah” memilih jurusan yang tidak disukainya. Namun, kemudian dia sadar bahwa menulis adalah cita-cita impiannya. Dan sekarang, semua orang bisa melihat bahwa Dika telah sukses secara materi dengan pilihannya tersebut. Buku-bukunya yang masuk kategori personal literature pun kini makin banyak ditiru konsep penulisannya oleh para penulis lain.

Contoh lainnya, ada presenter kondang Indy Barends. Dia sempat berkali-kali berganti pekerjaan kantoran, sebelum akhirnya memutuskan berkonsentrasi menjadi presenter dan akhirnya sukses di bidang ini. Saat itu, Indy memang tidak sadar akan potensi besarnya sebagai presenter. Untung Meuthia Kasim, atasannya waktu itu, melihat bahwa Indy punya potensi di bidang cuap-cuap tersebut.

Anda tentu tak harus jadi Indy Barends yang membutuhkan orang lain untuk menyadarkan potensi yang Anda miliki tapi belum tergali. Cobalah simak tips di bawah ini agar Anda bisa menemukan karier impian dan hidup bahagia bersamanya.

Bagaimana perasaan Anda tentang pekerjaan Anda saat ini?

Apakah Anda senang dengan pekerjaan Anda saat ini? Apakah pekerjaan ini cukup menantang? Apa yang membuat Anda tak bahagia dengan pekerjaan ini? Coba buat daftar hal-hal yang Anda sukai dan tidak sukai dari pekerjaan yang kini Anda jalani.

Buat gambaran tentang pekerjaan impian

Jika dari langkah pertama tadi ditarik kesimpulan kalau Anda tak menyukai pekerjaan Anda, buatlah gambaran pekerjaan seperti apa yang Anda inginkan. Apa yang Anda inginkan. Apa yang ingin Anda kerjakan? Jam berapa saja Anda merasa sangat produktif, pagi, siang, atau malam? Bagaimana gambaran Anda tentang ruang kerja Anda? Apakah Anda ingin bertemu dengan banyak orang dalam pekerjaan atau tidak? Semakin spesifik Anda membuat gambaran tentang pekerjaan dan kondisi ideal dalam pekerjaan, semakin mudah Anda menentukan langkah untuk memburu karier impian. Hal spesifik ini juga menyangkut hal-hal apa yang Anda anggap penting dalam hidup ini. Jika Anda menganggap kasih sayang dan kemanusiaan adalah hal terpenting, mungkin Anda bisa mendirikan sekolah yang ramah dan menyenangkan bagi anak-anak.

Pelajari karier atau pekerjaan yang Anda incar

Jika Anda sudah tahu keinginan Anda, cari tahu melalui teman-teman atau internet tentang pekerjaan yang Anda incar tersebut. Bagaimana cara kerjanya, apa saja hambatan yang mungkin muncul, bagaimana besaran gajinya, dan hal-hal lain yang Anda anggap penting sebelum menjajaki pekerjaan tersebut. Jika memungkinkan, bangun jaringan atau network dengan orang-orang yang bekerja di bidang yang Anda incar itu. Jadi, saat Anda sudah membangun network yang kuat dan bisa mendapat pekerjaan itu, Anda tinggal keluar dari pekerjaan lama tanpa harus menganggur terlebih dahulu.

Perbanyak keterampilan dan pengetahuan Anda

Jika masih ada ketrampilan yang belum Anda kuasai untuk masuk ke karier atau pekerjaan yang Anda idam-idamkan itu, segera ambil kursus atau minta seseorang untuk mengajari Anda. Tujuannya, tentu saja agar nanti Anda jadi SDM yang unggul dan berkualitas di bidangnya. Intinya, kenali kelemahan diri sendiri dan segera cari solusinya.

Lakukan aksi

Ini adalah bagian tersulit. Jika Anda belum mampu untuk langsung pindah ke pekerjaan yang Anda inginkan, carilah pekerjaan yang kira-kira bisa mendekatkan Anda dengan pekerjaan tersebut. Carilah batu loncatan, lakukan perlahan-lahan, hingga akhirnya Anda bisa mendapat pekerjaan idaman tersebut. Yang terpenting, setelah Anda tahu apa yang Anda mau, segera lakukan aksi.

Sumber : okezone.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: