Antibiotik Tewaskan 80.000 Orang di China

EIJING – Zat antibiotik sangat berguna bagi pengobatan di dunia kedokteran. Namun, penggunaan antibiotik yang melebihi dosis justru dapat mengancam nyawa pasien alias berakibat kematian.

Sebuah hasil penelitian berkenaan dengan penggunaan antibiotik bagi manusia di China benar-benar menggegerkan dunia. Menurut laporan China Youth Daily, Senin (12/1), sekira 80.000 warga China meninggal setiap tahunnya akibat mengonsumsi antibiotik secara berlebihan.

Perkiraan jumlah tersebut didapat dari hasil investigasi ahli kedokteran terhadap angka kematian orang sakit di China pada 2005 lalu. Dari hasil penelitian tersebut, 40 persen di antaranya meninggal lantaran penyalahgunaan antibiotik. Antibiotik telah digunakan sebagai rujukan bagi 74 persen pasien di rumah sakit di China dan 21 persen pasien rawat jalan. Jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan negara lain.

“Sebagian pasien dan dokter menganggap antibiotik sebagai obat paling mujarab. Mereka sering menggunakannya untuk sakit ringan. Sebagian dokter tidak mengetahui aturan penggunaan dasarnya untuk keperluan pengobatan,” ungkap Wu Yongpei, ahli obat di Departemen Kesehatan China.

Untuk itu, pejabat dari dinas kesehatan setempat akan memberikan pelatihan bagi 45.000 dokter di rumah sakit negeri yang tersebar di seluruh penjuru China mulai bulan ini hingga Februari 2010. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan antibiotik yang aman, efektif, dan ekonomis.

Menurut laporan dari Departemen Kesehatan China, penggunaan antibiotik dalam dosis besar akan memicu kekebalan dari virus terhadap obat-obatan. Bahkan, penggunaan secara berlebihan juga dapat menyebabkan pasien meninggal. Departemen Kesehatan China menyatakan, alasan utama penggunaan antibiotik secara berlebihan adalah masalah ekonomi.

Dengan penggunaan antibiotik secara berlebihan, rumah sakit kemungkinan mendapatkan keuntungan besar sejalan dengan mahalnya harga zat antibiotik. Sebagian besar rumah sakit di China sering menggunakan antibiotik dalam mengobati pasiennya. Berdasarkan survei nasional di China, hampir 26 persen obat jenis antibiotik dijual di 124 rumah sakit di China pada 2004.

Sumber : okezone.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: