Berkendaraan “GAYA PEJABAT”

Dijalan banyak sekali kita lihat mobil pribadi / motor yang berkendaraan dengan “GAYA PEJABAT” ini, Saya bukan menyindir pejabat (kalo merasa tersindir, semoga mau merubah sikap :D) tapi Saya disini mau ngomongin safety riding. Nah GAYA PEJABAT ini seperti apa aja sih ? kita liat satu per satu ya….

1. BERJALAN PELAN-PELAN DIJALUR KANAN

Kalo pejabat biasa bawa pengawalan jalanan / foreider, jalan dikanan dengan kecepatan tinggi tanpa mau diganggu, tetapi banyak kita dijumpai dijalan orang dengan GAYA PEJABAT ini berjalan dikanan gak mau diganggu tapi kecepatan nya KEONG alias pelan-pelan dan tidak perduli pengendara dibelakangnya. Ada juga bikers yang bawa “keluarganya” anak, istri berjalan pelan disisi kanan, terkadang Saya geleng-geleng kepala sambil berdoa semoga tidak terjadi sesuatu. Karena bikers seperti ini beresiko diseruduk bikers lain. Jika Anda orangnya segera bertobat, karena orang dibelakang Anda mungkin mempunyai keperluan lain yang urgent. Jika ingin berjalan pelan sebaiknya disisi kiri bukan disisi kanan.

2. BERKENDARAAN SAMBIL BER-HP RIA

Kalo Pejabat bawa sopir / pengawal pribadi jadi ber-HP ria diperjalanan tidak masalah, walah … Saya paling kesel kalo liat pengendara (mobil / motor) yang ber-HP ria dijalan. Coba perhatikan …

  • Kendaraan akan berjalan pelan (mobil) jalur rada-rada gak jelas jadi seperti ular. Karena hanya menggunakan 1 tangan untuk mengendarai, Bro n Sis segera rubah cara berkendaraan seperti ini. Karena sangat membahayakan orang lain terutama orang dibelakang Anda plus orang akan memaki-maki Anda. Sebaiknya antisipasi penerimaan panggilan HP dengan memasang handfree pada HP Anda selama Anda berkendaraan
  • Untuk motor lebih hebat lagi, bukan hanya ber-HP ria cekakak-cekikik dimotor, tapi bisa sambil ber-SMS ria. My God ! sebagai sesama bikers Saya suka kesel banget dengan tingkah bikers seperti ini. Sebegitu pentingkah telpon tersebut sehingga nyawa Anda taruhan nya ? Kenapa tidak menepi sebentar barang 1 – 2 menit atau jika memang tidak penting bisa katakan untuk telpon kembali saat Anda sampai ditujuan. Atau jika memang haru, sebaiknya persiapkan HP dengan handfree. Jangan jadikan nyawa Anda taruhan.

3. BELOK TANPA LAMPU SIGN dan TANDA-TANDA

Kalo bapak pejabat gak pusing soal mau belok, wong pindah partai aja biasa aja😀 karena ada foreider nya yang bukain jalan atau bahkan itu jalanan dipalang supaya orang yang mau lurus jadi gak bisa jalan supaya pejabatnya bisa belok dengan “enak”. Nah banyak orang mengikuti cara ini, belok serasa pejabat (padahal staff biasa aja sombong :D) belok tanpa menggunakan lampu sign atau tanda-tanda mau belok. Yang lebih extrime lagi, mau belok ke kanan ambil nya dari jalur paling kiri mobil pula😦 walah …. (pasti SIM nya nembak tuh). Bikers juga gitu, mentang-mentang bikers tetep aja harus nge-sign Bro / Sis. Ingat pengemudi dibelakang Anda bukan TUHAN hingga tahu Anda mau belok. Sepertinya Anda bawa kendaraan seperti pejabat, sadarkah Anda … cara berkendaraan Anda seperti supir BAJAJ yang bisa memutar / belok / putar balik 180 derajat dari tempat dia ngetem😀

4. TIDAK SABARAN SAAT DIJALAN MACET

Nah ini juga salah satu penyakit kalo macet, kalo pejabat tinggal suruh foreider buat buka jalan yang macet jadi serasa di tol walaupun macet parah. Yang ikut-ikutan gaya kayak gini-in yang suka klakson-klakson kendaraan didepannya tanpa alasan yang jelas, secara mobil yang laen juga tidak ada yang bisa bergerak. Lebih parah lagi itu mobil didepan berhenti karena lampu merah hahahaha (memang mau kemana sih ?) ini case dimana kendaraan memang berhenti tanpa bisa bergerak, bukan karena jalan pelan-pelan seperti kasus no. 1. Jika casenya macet begini ya sudah antri aja bareng, sambil jaga jarak. Untuk mobil mungkin kasih jarak sedikit dengan mobil didepan Anda untuk “jalur” motor melintas, dari pada kendaraan Anda lecet saat bikers maksain masuk lebih baik jaga-jaga sebelumnya. Untuk bikers, Saya lebih suka menjawab klakson gak jelas itu dengan knalpot Saya (maaf) dari pada ribut mendingan knalpot aja yang jawab. Kondisi kalo udah stuck ya mo gimana lagi, ya sabar aja, trotoar gak bisa dinaikin / bahkan udah penuh, jalur tengah dan pinggir juga sudah penuh. So .. ngantrilah bareng-bareng

5. BERHENTI SEMBARANGAN

Kalo bapak pejabat berhenti sembarangan pasti ada yang mengatur lalu lintas, minimal 1 polisi. Nah kalo bukan pejabat ini yang suka bikin “rusuh”, udah tau jalan 2 jalur kok ya mobilnya berhenti sembarangan. Kenapa gak nyari tempat parkir / lokasi yang lebih luas dibahu jalan agar kendaraan lain bisa jalan. Biker juga gitu, kalo berhenti suka asal-asalan kalo ditegur bisa galakan dia dari kita. Inget Bro / Sis … gaya seperti itu bukan pejabat, tapi gaya ANGKOT / BIS KOTA.

6. JALAN LIKE “CHIPS”

Anda tahu film CHIPs (California Highway Patrols) ? ini film waktu Saya masih kecil dan banyak orang saat ini terobsesi jadi CHIPs dengan cara berkendaraan sambil ngobrol dan bejejeran baik dikiri / kanan jalan. Brother, kalo CHIPs itu cuma film dan jalanan di Amerika gede-gede, secara ini Indonesia jalan aja cuma 2 jalur dan 2 arah pula. Sadar gak sih sikap seperti ini menghalangi pengendara lain yang ingin cepat / punya keperluan lain / ingin mendahului Anda ? Kalo mau ngobrol ya mendingan cari warung / nongkrong bareng temen-temen club lebih rame lagi. Jangan ngobrol dijalanan, lagian gak enak juga mana kedengeran sih kalah ama suara Bajaj, muka juga item ama asep bis.

Sadar atau tidak, mau tidak mau, jika saling menghormati dan taat dijalan pasti baik untuk semua.

Jika ingin lancar dan tertib mulailah dari diri Anda sendiri.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: