Pensiun Dini & Mempersiapkan Masa Pensiun

Kok judulnya aneh, “Pensiun Dini” bukan karena dipecat / dikeluarkan dari perusahaan. Tapi Saya coba mau menulis mempersiapkan masa pensiun sedini mungkin dan mau memberikan gambaran dimasa pensiun nanti.

Dinegara kita banyak orang beranggapan yang penting kerja yang baik, bayar iuran untuk pensiun, nanti kalo sudah pensiun tinggal menikmati hasil dari “tabungan hari tua”. Oleh karena konsep berpikir seperti inilah, banyak orang terperangkap oleh zona nyaman karena saat ini sudah bekerja dan berpenghasilan lebih. Mungkin untuk yang berpenghasilan besar sekali hal ini bisa saja “aman” tetapi buat pegawai biasa di level midle kebawah hal ini sangat berbahaya. Mari kita lihat Bahayanya adalah kita lihat berapa banyak pegawai atau bahkan orang tua kita sendiri yang sudah pensiun tapi masih tetap harus mencari kebutuhan untuk kehidupan anak / cucu  atau bahkan untuk kehidupan mereka sendiri. Apakah ini yang dinamakan pensiun ?

Perlu kita ingat, pola pikir yang ditanamkan disekolah khususnya di Indonesia adalah pola pikir pekerja. Setelah lulus sekolah, kerja dan pensiun. Sementara saat pensiun jangan berpikir kita tidak butuh biaya apa-apa lagi, justru sebaliknya saat pensiun kita butuh dana lebih oleh karena :

1. Penyakit yang timbul oleh karena tubuh sekian tahun diforsir untuk bekerja keras selagi muda

2. Biaya checkup rutin ke dokter / RS

3. Biaya Hidup kita sendiri, diluar anak-anak

4. Anak kita belum “berhasil” dan gaji mereka hanya cukup atau bahkan kurang untuk kehidupan mereka sendiri

5. Renovasi Rumah

6. Biaya sekolah / kuliah anak, buat Anda yang masuk saat pensiun anak belum lulus kuliah.

Oleh karena alasan diatas kita harus mempersiapkan masa pensiun lebih dini dari pada hanya sebatas mengandalkan “uang pensiun” atau “dana pensiun”. Orang banyak kesalahan menggunakan dana pensiun “semata wayang” mereka untuk berbisnis, sementara mereka sendiri mungkin dalam pekerjaan nya tidak tahu cara menjalankan bisnis / investasi. Yang ada adalah “GATOT” alias gagal total, hal ini lah yang membuat banyak orang pensiun kembali bekerja apa saja untuk menghidupi keluarganya. Saat Anda pensiun, mungkin anak Anda baru mulai merintis usaha / bekerja tentu saja penghasilan tersebut belum bisa untuk membantu kondisi keuangan keluarga Anda.

Di Pilipina, mereka mempersiapkan pensiun mereka dari umur < 30 tahun, mereka membekali diri mereka dengan pengetahuan dan menghimpun dana untuk mempersiapkan masa pensiun mereka.

So … dari cerita-cerita warung kopi diatas, apakah Anda :

  • Sudah mempersiapkan masa pensiun Anda dengan baik ?
  • Anda masih berpikir “Pensiun tidak butuh Uang” lebih ?

Untuk mempersiapkan Pensiun Dini, Anda harus mencari “bisnis” yang bisa Anda persiapkan dari sekarang dimana nantinya disaat Anda pensiun Anda tinggal menikmati hasilnya. Bisnis yang tidak mengganggu pekerjaan Anda dan dimana Anda dapat belajar berbisnis tanpa takut gagal / bangkrut.

Selamat mempersiapkan masa Pensiun Anda.

Note :

Anak bukan investasi jangka panjang Anda !!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: